Breaking News

Ayooo KPK Sidik Dana Hibah, dan Bantuan Untuk 1000 Mahasiswa di Kabupaten Fakfak

Oleh : Direktur CBA, Ucok Sky Khadafi 

Jakarta - MoralityNews.com          
Pada tahun 2021 Kabupaten Fakfak merealisasi Belanja Anggaran untuk, 1). Belanja Hibah 39.5 milyar dan realisasi 28.0 milyar
, 2) Belanja Bantuan Sosial 10.2 milyar dan realisasi 9.4 milyar, dan 3, Belanja Tidak Terduga 7.9 milyar dan realisasi 3.1 milyar 

Realisasi Anggaran Belanja Hibah, Bantuan Sosial, dan Belanja Tidak Terduga ini, maka kami dari CBA (Center For Budget Analisis) meminta kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk segera melakukan penyelidikan karena diduga ada penyimpangan dalam pengelolaan dan realisasinya.

Adapun bentuk modus dan dugaan penyimpangan dari realisasi anggara adalah sebagai berikut :  Pertama, sebanyak 115 penerima hibah pada Sekretariat Daerah belum menyerahkan 
dokumen pertanggungjawaban senilai Rp10.131.500.000

Kedua, 
Sebanyak 32 penerima hibah pada Dinas Pendidikan belum menyerahkan 
dokumen pertanggungjawaban senilai Rp692.485.000, dan 

Ketiga, Sebanyak 2 program bantuan sosial pada Sekretariat Daerah yaitu Bantuan 
1000 Mahasiswa dan Insentif Imam, Pendeta, Pastor, Guru Mengaji Dan Guru 
Sekolah Minggu tidak terdapat dokumen pertanggungjawaban dari penerima 
bantuan sosial senilai Rp6.761.000.000

Dari penjelasan kasus atau modus di atas, CBA meminta segera membuka penyelidikan, dan segera memanggil para pejabat terkait seperti kepada Dinas Pendidikan, Sekda dan Kepala Daerah Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si ke Jakarta.

Dan buat KPK jangan hanya fokus menyelidiki pada Anggaran Belanja Hibah, Bantuan Sosial, dan Belanja Tidak Terduga pada tahun 2021. Dan yang menarik juga untuk diselidiki untuk anggaran tahun tahun yang lain di Kabupaten Fakfak.
© Copyright 2022 - moralitynews.com