Relawan Probo 08 terdiri dari generasi milenial dan generasi Z. Relawan Probo 08 sudah ada di 27 provinsi, dengan harapan nantinya bisa berkembang hingga ke seluruh provinsi di Indonesia. Dalam menentukan pemerintahan berikutnya melalui pemilihan umum 2024 ada pada peran generasi milenial dan gen Z.
Moh. Iqbal Aristya selaku Ketua Relawan Prabowo, menyatakan siap all out memenangkan Pak Prabowo dengan siapapun cawapres yang digandeng beliau, baik itu yang anak muda di bidang politik atau siapapun.
Dikatakannta bahwa pandangan terhadap Pemilu 2024 berbeda dari 2019. "Euforia terasa lebih hangat kalau kita pantau algoritma sosial media, dan politik tahun ini banyak plot twist yang terjadi, perubahan koalisi hingga keputusan konstitusi,"ujarnya
Ditambahkannya, "polarisasi politik sebenarnya berbeda pandangan dan dukungan yang bisa mengakibatkan masyarakat terpecah bela. Berseberangan dalam pandangan dan kebijakan politik. Polarisasi politik bisa terjadi di berbagai negara dan hal yang biasa asal tidak mudah terprovokasi".
Menurut Moh.Igbal Aristya, bahwa tak luput harapan pemilu 2024 untuk menjadikan Pak Prabowo Subianto terpilih jadi Presiden RI.
"Teruntuk Pak Prabowo Subianto, kami anak anak muda sebagai relawan meyakini kesempatan untuk memimpin. Melihat Pak Prabowo Subianto memiliki potensi menjadi Pemimpin Bangsa Indonesia apalagi dengan menggandeng anak muda. Tapi pada intinya siapapun pilihan Pak Prabowo Subianto nanti, harapanya semoga membawa Indonesia lebih maju lagi,“kata Ketua Relawan Probo 08.
Ditambah dari Sekjen Probo 08 mengatakan bahwa buat Probo 08 mutlak dukungan kami untuk kemenangan Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden 2024, siapapun wapres yg dipilih oleh bapak Prabowo pasti merupakan putra terbaik bangsa ini. Dan Pemilu merupakan pesta rakyat maka hadapilah pesta ini dengan kebahagiaan bukan dengan saling menjatuhkan.
Ditambahkannya, "mari kita berkompetisi dengan sportif, sehat sehingga Pemilu 2024 dapat berlangsung damai, aman, nyaman, juga menyenangkan dan anak bangsa harus tetap bersatu tidak terpecah belah hanya karna pemilu". (Sadikin)


Social Header