Breaking News

Kristoporus Tamaro : Dorong Indonesia Aktif Kampanyekan Green & Blue Economy di Forum Asean Upaya Selamatkan Krisis Iklim

Medan - MoralityNews.com
41st Conference ASEAN Federation of Engineering Organization yang diselenggarakan di Bali International Convention Center, Rabu (22/11/2023) menjadi sebuah agenda penting ASEAN untuk menciptakan pembangunan ekonomi berkelanjutan  melalui tema “epicentrum of growth”. Ekonomi Hijau dan Biru juga tak luput menjadi pembahasan dengan topik utama pengembangan electric vehicle (EV).

Kristoporus Tamaro menyerukan kampanye ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi biru (blue economy) pada forum dan agenda agenda besar ASEAN. Ia juga berpandangan bahwa ekonomi hijau dan biru merupakan menjadi proyeksi besar dalam menghadapi krisis iklim dunia. Pengembangan ekonomi hijau dan biru tersebut merupakan tugas mulia negara-negara ASEAN untuk menjaga stabilitas negara dalam menghadapi perubahan iklim.

Indonesia sebagai negara yang memegang posisi Ketua ASEAN 2023 juga memegang peran penting untuk memerangi krisis iklim di dunia. Bukan hanya sebatas memegang tampuk kepemimpinan di ASEAN tanpa aktif menyelebrasikan kegiatan kegiatan menyelamatkan krisis iklim global, pungkas kristoporus.

Dalam konteks ini, pengamat politik luar negeri tersebut juga berpandangan bahwa stakeholder Indonesia harus mampu melihat ini sebagai peluang baru dalam menjalankan prinsip prinsip ekonomi secara inklusif. Ekonomi hijau dan biru tersebut harus tetap berdiri dalam kesatuan utuh untuk mewujudkan kesejahteraan Negara (welfare state) antar negara anggota ASEAN.

Ekonomi juga harus mampu memperhatikan kelestarian lingkungan hidup, dimulai dengan pemanfaatan energi hijau dan biru. Ekonomi Hijau dan Biru tersebut juga sesuai dengan 3 Pilar Kerjasama Asean. Kampanye tersebut juga memiliki tujuan positif dan responsive terkait keadaan dunia saat ini, sekaligus memperkuat kapasitas dan efektifitas Lembaga ASEAN.

Dalam hal ini, Kristoporus juga melihat pilar kedua dalam pilar ASEAN yaitu ASEAN Economic Community, sangat sesuai terhadap ekonomi hijau dan biru untuk mewujudkan perekonomian stabil, Makmur, dan kompetitif tanpa menegasikan objek manapun. Sebagai negara maritim dan termasuk penghasil energi hijau terbesar di dunia, Kristoporus melihat ini sebagai sebuah peluang industry bagi Indonesia. Keadaan tersebut juga harus dimanfaatkan dengan baik dan diikuti dengan inovasi dalam pembangunan industri energi hijau.

Kristoporus juga melihat energi baik pada 41st Conference ASEAN Federation of Engineering Organization yang diadakan di bali. Agenda tersebut membawa kesadaran dan potensi kepekaan lingkungan yang meningkat diantara negara-negara ASEAN. Sesuai dengan tema yang diusing “epicentrum of growth” seyogyanya negara-negara ASEAN tetap konsisten mendorong praktik ramah lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melaluli industri hijau dan biru di kawasan ASEAN tanpa mengenyampingkan standarisasi dan spesifikasi proyek berkelanjutan antar negara ASEAN. (Rejemias)
© Copyright 2022 - moralitynews.com