Pemuda Intelektual Peduli Pendidikan (PIPP) gelar aksi di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah (Wil) 3 mendesak supaya dugaan pungutan uang yang berkedok sumbangan di SMAN 12 Kota Bekasi senilai Rp.300.000 per siswa setiap bulannya, dan biaya Kegiatan Akhir Tahun sebesar Rp.600.000,- per siswa, serta adanya dugaan pungutan uang pangkal senilai Rp.7.000.000,- (tujuh juta rupiah) untuk siswa-siswi (peserta didik) baru.
Dian Arba selaku kordinator aksi mengatakan bahwa sebelumnya mereka telah melakukan upaya audiensi dengan pihak Kepala SMAN 12, dan kepada KCD, I Made. Namun tidak ditanggapi, bahkan pihak Kepala SMAN 2 Kota Bekasi bukannya memberikan keterangan malah berstatement di media yang menurut kami sangat menciderai harkat kami sebagai pemuda dan mahasiswa.
Sebelumnya Kepala SMAN 12 berstatement "jangan pakai WhatsApp mempertanyakan hal-hal yang menurut kami bukan ranah tugas mahasiswa". Padahal jelas bahwa bicara pendidikan harus sangat transparan dan peran kami sebagai mahasiswa adalah sebagai agent of change. Jadi kalau dikatakan bukan ranah kami, itu hal yang sangat lucu dan patut dipertanyakan wawasan Kepala SMA 12 Kota Bekasi tentang dunia pendidikan," kata Dian Arba.
Ditambahkannya, terkait hal itu pihaknya menuntut :
1. Mendesak I Made selaku Kepala KCD Wilayah 3 untuk mengusut tuntas adanya informasi penerapan biaya gedung dan sumbangan yang dibebankan kepada peserta didik SMAN 12 kota Bekasi.
2. Supaya diusut tuntas dugaan pungutan SPP yang bersifat wajib di seluruh SMA/SMK Negeri Bekasi, khususnya di SMAN 12 Kota Bekasi.
3. Agar diusut tuntas dugaan markup anggaran Kegiatan Akhir Tahun (KAT) SMAN 12 Kota Bekasi
4. Mendesak KCD Wilayah 3 untuk memberikan sangsi dan mencopot jabatan Kepala SMAN 12 kota Bekasi
Atas aksi yang dilakukan, akhirnya mahasiswa itu ditemui oleh perwakilan KCD dan mengatakan, "akan menindaklanjuti hal tuntutan aksi tersebut".
Sementara Kepala KCD Wilayah 3 I Made hingga berita ini diturunkan belum didapat keterangannya, langkah dan tindakan apa kelak dilakukan terhadap Kepala SMAN 12 Kota Bekasi atas aksi demo para mahasiswa tersebut. Morality News saat menghubungi KCD lewat selulernya, tidak aktif. (Andre)


Social Header