Breaking News

Pavingisasi dan Saluran Air, Bagian Program Prioritas Desa Banyubiru Ngawi Menggunakan Dana Desa

Ngawi - MoralityNews.com
Dalam pembahasan sekaligus menyepakati dan penetapan skala prioritas penggunaan Dana Desa (DD) Tahun 2024, Pemerintah Desa (Pemdes) Banyubiru, Kecamatan Widodaren Ngawi, melakukan pavingisasi ruas jalan di  Dusun Banyubiru RT 03/03, dan pembangunan TPT dan Saluran di Dusun Jenak RT.09. RW. 02.
Kundari Kades setempat dalam keterangannya mengatakan, selain pemenuhan infrastruktur dasar kebutuhan masyarakat, pihak Pemdes juga mengedepankan kegiatan skala prioritas lainnya, diantaranya penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bansos yang bersumber dari DD. 

“Kita juga berkomitmen utuk percepatan penanganan kemiskinan, gizi buruk maupun stanting sesuai kewenangan desa,” kata Kades 

Masuk status desa mandiri berdasar Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2023, pihak TPK Desa Banyubiru melalui DD 2024 melakukan pembangunan pavingisasi jalan di Dusun Banyubiru RT 03 RW 03 dengan besaran anggaran Rp 71.999.000 dengan volume 102 M X 3 M.
“Pembangunan akses jalan dengan pavingisasi dalam rangka meningkatkan dan memperlancar mobilitas warga dari berbagai aspek sosial maupun ekonomi,” sambung Kades. 

Ditambahkan Kades itu, pembangunan TPT dan Saluran di Dusun Jenak RT 09 RW 02  dengan besaran anggaran Rp 37.146.000 dangan volume 23m + 8m x 0,4m x0,4m. Yang dilaksanakan oleh PPKD Bidang Pembangunan dipimpin oleh Aji Sukirno.
Sebagai tambahan informasi, mekanisme penggunaan Dana Desa 2024 meliputi 2 komponen yakni Dana Desa yang ditentukan penggunaannya serta Dana Desa yang tidak ditentukan penggunaannya serta DD yang tidak ditentukan penggunaannya. Untuk DD yang tidak ditentukan penggunaannya, dapat untuk membiayai kegiatan prioritas desa sesuai dengan RKPDes maupun APBDes. 
Sedangkan komponen Dana Desa yang ditentukan penggunaannya, lebih kepada kegiaatan yang berkaitan dengan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa), ketahanan pangan dan hewani, kemudian dalam rangka penurunan stunting sesuai kewenangan desa. 

Dana Desa yang tidak ditentukan penggunaannya, dapat untuk membiayai kegiatan prioritas desa sesuai dengan RKPDes maupun APBDes. 

Sementara, Desa Banyubiru terbagi dalam 4 dusun, dan selain produksi pertanian yang masih mendominasi perekonomian warga, untuk keragaman usaha mikro maupun wisata juga berkembang pesat, seperti kampung kerbau dan produksi batik. 

Dalam sarana dan prasarana kesehatan, di desa yang lahan pemukiman sekitar 140 hektar ini, terdapat satu Balai Kesehatan Ibu Dan Anak, 8 Posyandu serta satu Puskesmas pembantu. Sedang untuk pendidikan, ada diantaranya 7 lembaga play group dan juga terdapat 6 Taman Kanak-Kanak (Guntoro/Andre)
© Copyright 2022 - moralitynews.com