Breaking News

Kepala Sekolah Keluhkan Oknum Wartawan dan LSM Bergaya Ala Preman

Kabupaten Bekasi - MoralityNews.com

Sejumlah Kepala Sekolah dan Guru di Kabupaten Bekasi kepada Morality News di Bekasi, baru lalu, mengungkapkan keresahan mereka atas perilaku  dan tindakan sejumlah oknum wartawan dan oknum yang mengaku dari  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) saat berkunjung ke sekolah. 

Muryadi, S.Pd., Kepala SDN 02 Mangun Jaya,Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, di antara para pihak sekolah dimaksud  menyampaikan keluhannya terkait perilaku yang  tidak menyenangkan oleh oknum wartawan dan anggota LSM tersebut. Menurutnya, para wartawan dan anggota LSM seharusnya bersikap santun ketika berkunjung ke sekolah, mengingat mereka adalah mitra dari dunia pendidikan.

"Harusnya sebagai mitra, seyogyanya teman-teman dari media dan LSM dapat bersikap santun ketika datang ke sekolah," ujar Muryadi kepada MoralityNews.com di ruang tamu sekolahnya pada Rabu, (21/8/2024).

Muryadi juga mengungkapkan bahwa sikap arogan sering kali ditunjukkan ketika para oknum wartawan dan oknum anggota LSM mendapati kepala sekolah yang sedang tidak berada di tempat. Dalam situasi seperti itu, tenaga pendidik dan staf administrasi sekolah kerap menjadi sasaran kemarahan mereka.

"Sering kali mereka langsung bersikap arogan bila tahu kepala sekolah tidak ada di tempat. Tenaga pendidik dan staf TU pun jadi sasaran kemarahan," tambah Muryadi.

Sebagai kepala sekolah yang telah berpengalaman di Kabupaten Bekasi, Muryadi merasa terbuka untuk menjalin kemiteraan yang sehat. Namun, ia berharap agar para pimpinan wartawan atau media  dan LSM memberikan arahan kepada anggotanya mengenai pentingnya menjaga sikap yang baik dalam menjalankan tugas.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Rosmitoh.M.Pd. Kepala SDN 02 Satria Jaya. Tambun Utara, Ia menuturkan bahwa ada beberapa kepala sekolah yang merasa takut untuk datang ke sekolah karena keberadaan oknun wartawan dan oknum LSM yang bergaya preman.

"Ada teman kepala sekolah yang kadang sampai takut ke sekolah karena banyak oknum wartawan dan oknum  LSM yang bergaya preman," ujarnya di hari yang sama. "Lepas dari jabatan, wanita tetaplah wanita," tutur Masitoh.

Keresahan para kepala sekolah ini menggambarkan perlunya etika yang lebih baik dalam berinteraksi antara pihak sekolah dan pihak eksternal, demi terciptanya suasana yang kondusif bagi proses belajar mengajar. (Herri.M)
© Copyright 2022 - moralitynews.com