Breaking News

Front Marhaenis Tolak Hasil Musda KNPI VII DPD KNPI Kota Bekasi

Ket Foto: Internet

Kota Bekasi - Moralitynews.com
Front Marhaenis Bekasi menilai Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD KNPI Kota Bekasi, yang dilaksanakan pada 20 Januari 2025 lalu, berlangsung tidak sesuai dengan AD/ART KNPI dan bertentangan dengan prinsip dasar didirikannya KNPI.

Ketua DPC GMNI Bekasi Christianto Manurung mengaku pihaknya berharap bahwa Musda VII KNPI Kota Bekasi merupakan ajang berdialektika bagi seluruh kelompok pemuda di Kota Bekasi untuk beradu ide dan gagasan guna melahirkan pemimpin KNPI ke depan yang memiliki intelektualitas tinggi dan menjadi representasi pemuda di Kota Bekasi.

Namun sangat disayangkan, musda kali ini jauh dari tujuan tersebut. Bung Chris menilai musda kali ini justru lebih mengedepankan hegemoni kekuasaan bagaimana caranya agar menjadi pimpinan di KNPI Kota Bekasi, sehingga lupa hakekatnya bahwa KNPI sebagai wadah berhimpun seluruh pemuda.

"Hal itu dibuktikan dengan dihilangkannya nama DPC GMNI Bekasi sebagai peserta dalam musda ini. Dan malah mengambil kebijakan subyektif dengan hanya melibatkan GMNI yang di luar KNPI Ryano," ujar Bung Chris, Rabu (5/2/2025).

Padahal kata Chris, pihaknya telah memenuhi dan melengkapi persyaratan yang ada sejak awal musda digelar.

"Terlebih lagi kami merupakan organisasi yang sejak awal berhimpun di DPP KNPI yang dipimpin Ryano Panjaitan," tegasnya 

Senada dengan Bung Chris, Sekretaris DPC Pemuda Demokrat Kota Bekasi Agung Sulistyo mempertanyakan maksud dari Steering Committe yang menurutnya mempermainkan keabsahan DPC GMNI Bekasi sebagai peserta Musda VII KNPI Kota Bekasi dengan tujuan-tujuan tertentu.

"Belum lagi kita melihat, alur persidangan saat musda di Bandung apakah sudah sesuai mekanisme yang benar? Serta temuan dari rekan-rekan media terkait SK organisasi ganda, dimana salah satunya dilampirkan oleh Adelia sebagai salah satu persyaratan pencalonan ketua. Hal tersebut tentu perlu ditinjau kembali oleh DPD & DPP KNPI," tuturnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Persatuan Alumni GMNI  Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan mengaku pihaknya menanti kejelasan sikap dari DPP dan DPD KNPI Jabar ke depan.

"Tentunya kami berharap ada tindakan tegas oleh pimpinan di atas, terkhusus dari Ketua Umum Ryano Panjaitan. Karena saya yakin beliau merupakan sosok dengan integritas tinggi, berbudi pekerti luhur dan lepas dari intervensi manapun dalam menjalankan amanah sebagai Ketua Umum DPP KNPI," pungkasnya. (Int/Andre)
© Copyright 2022 - moralitynews.com