Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada Triwulan II Tahun 2026 mencatatkan kinerja positif. Secara year-on-year (y-on-y), perekonomian Kendal tumbuh sebesar 8,57 persen dibandingkan Triwulan II Tahun 2025. Capaian ini menempatkan Kabupaten Kendal pada peringkat pertama pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.
Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) Kabupaten Kendal pada Triwulan II-2026 mencapai Rp10,850 triliun, naik dari Rp10,415 triliun pada Triwulan I-2026.
Secara quarter-to-quarter (q-to-q), ekonomi Kendal tumbuh 4,17 persen, sedangkan secara kumulatif (cumulative-to-cumulative) tumbuh sebesar 8,22 persen.
Laju pertumbuhan year-on-year Kabupaten Kendal sebesar 8,57 persen ini berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah (5,71 persen) maupun tingkat nasional (5,29 persen).
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kendal menilai capaian ini mencerminkan efektivitas tata kelola fiskal dan pemanfaatan aset daerah dalam mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Sinergi perencanaan anggaran dan realisasi belanja daerah yang tepat sasaran mendukung terwujudnya iklim investasi dan pembangunan di Kabupaten Kendal di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. dan Wakil Bupati H. Benny Karnadi, S.Ag.
BPKAD Kabupaten Kendal juga terus berkomitmen menjaga akuntabilitas pengawasan anggaran dan pengelolaan aset guna mempertahankan kestabilan fiskal daerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Harryadi)


Social Header