Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim dan Kapolresta Banyuwangi di Gedung Patuh Mapolda Jatim, Selasa (20/10/2026).
Upacara sertijab tersebut dihadiri Wakapolda Jatim, para pejabat utama Polda Jatim, serta Kapolres jajaran. Pergantian jabatan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pembinaan karier, dan penguatan pelaksanaan tugas kepolisian.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026, jabatan Dirreskrimsus Polda Jatim yang sebelumnya diemban Kombes Pol Dodi Ruyatman kini diserahterimakan kepada Kombes Pol Rofiq Ripto, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi.
Sementara itu, jabatan Kapolresta Banyuwangi kini diemban Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolresta Pekanbaru.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus kebutuhan organisasi. Penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, dan prinsip meritokrasi.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi melalui penempatan personel sesuai kompetensi, kapabilitas, dan integritasnya. Kami juga mengapresiasi pengabdian pejabat lama yang telah memberikan kontribusi bagi institusi,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Ia menegaskan, setiap pejabat yang menerima amanah baru diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, serta segera beradaptasi dengan lingkungan dan wilayah kerja masing-masing.
Menurut Jules, Kapolda Jatim juga menginstruksikan para pejabat baru untuk segera melakukan penyesuaian, melanjutkan program kerja yang telah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sesuai bidang tanggung jawabnya.
“Dengan semangat tersebut, para pejabat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Iwantoro)


Social Header