Aksi buruh, pekerja dan serikat Pengemudi Daring melakukan aksi di Jl. Merdeka Selatan dengan titik aksi di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat. Massa membawa spanduk bertuliskan Stop Genocide dan Freedom Palestina serta bendera organ-organ aksi Aksi Sejuta Buruh.
Massa memulai kegiatan aksi dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan konferensi pers oleh pimpinan massa aksi. Pimpinan buruh meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menyikapi secara tegas tindakan - tindakan Zionis Israel seperti apa yang beliau sampaikan di Sidang Umum Perserikatan Bangsa bangsa (PBB).
Aksi serupa sudah menunggu dari Global Sumut Plotila dengan jumlah massa yang lebih besar sudah berada di seberang Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat. "Amerika real teroris, mana janji Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa? Kekejaman Israel masih berlangsung! Kirim kami ke tanah Palestina, menghentikan zionis Israel", teriak orator aksi.
Jalan Merdeka Selatan yang semula lancar berubah menjadi penutupan jalan dua jalur di depan Gedung Pemprov DKI Jakarta dan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat. Massa berteriak-teriak "Free Free Palestine!" sambil mengacungkan tangan kanan ke atas.
Dalam aksi massa juga berdo'a agar Presiden Prabowo Subianto dapat memberikan 1 kapal untuk mengantar mereka untuk datang ke Tanah Palestina. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa bangsa Indonesia siap mengirim 20.000 pasukan dari Indonesia pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Orator juga minta agar blokade yang dilakukan Israel segera dibuka, dan segera masuk bantuan kemanusiaan ke Palestina. "Persoalan Genocide yang terjadi di Palestina bukan persoalan agama, ternyata kebijakan pemerintah Israel lah penyebab semuanya," teriak orator. (Don).


Social Header